Lembaga Pengawas Kebijakan Publik Filipina Serukan Boikot Binance

Share :

Portalkripto.com — Sebuah lembaga yang mengawasi kebijakan publik di Filipina, Infrawatch PH, menulis surat kepada Departemen Perdagangan dan Industri menyerukan larangan Binance untuk mempromosikan aset kripto tanpa lisensi yang tepat.

Infrawatch menduga Binance telah memberikan layanan kepada warga negara Filipina tanpa lisensi yang tepat selama bertahun-tahun. Infrawatch menambahkan kampanye promosi Binance menargetkan orang Filipina di seluruh platform media sosial.

Perwakilan Infrawatch, Terry Ridon, dalam suratnya menyebut Binance telah beroperasi secara ilegal.

“Seperti yang Anda ketahui, Binance adalah entitas yang tidak terdaftar di Filipina. Mereka telah menawarkan layanannya di Filipina selama beberapa tahun. Aktivitas mereka yang tidak terdaftar memungkinkan orang Filipina untuk membeli dan menjual aset kripto dan dengan mengabaikan peraturan Filipina, mereka menjalankan fungsi Penyedia Layanan Aset Virtual (VASP) melalui platform yang tidak diatur,” jelasnya

Bulan lalu, Infrawatch PH telah mengirim surat ke Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) mendesak bank sentral untuk menangguhkan dan melarang Binance untuk beroperasi secara ilegal dan menolak semua aplikasi perizinannya.

Pada awal Juni lalu, CEO Binance Changpeng Zhao (alias CZ), mengumumkan bahwa perusahaannya berencana untuk mendapatkan lisensi dari regulator keuangan di Filipina. Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan layanan lokal yang lebih banyak di negara tersebut dan menuangkan investasi di bank lokal dan penyedia layanan pembayaran.


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Analis Bloomberg Perkirakan BTC Rebound di Paruh Kedua 2022

Analisis Pergerakan Harga BTC dan ETH, 8 Juli 2022

Trio Eksekutif JP Morgan Resign, Pindah ke Perusahaan Kripto


Dua lisensi yang diminati Binance adalah lisensi penyedia layanan aset virtual (VASP) dan lisensi penerbit uang elektronik (EMI) dari Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP).

Lisensi VASP memberi wewenang kepada perusahaan untuk secara legal mengkonversi fiat ke peso dan sebaliknya. Sedangkan Lisensi EMI memberikan wewenang kepada pemegangnya untuk mengoperasikan dan mengeluarkan uang elektronik.

Menurut CZ, Filipina sangat penting karena sistem pembayarannya yang sudah canggih dan warga negaranya sudah mengenal kripto. Oleh karena itu dia ingin Binance memiliki layanan yang lebih terlokalisasi di negara yang baru saja memiliki presiden baru itu.

Negara-negara yang Menolak Binance

Sejumlah negara menolak/melarang atau menuduh Binance telah beroperasi secara ilegal di wilayahnya. Sedikitanya ada empat alasan mengapa negara-negara tersebut menolak Binance, yaitu : tidak ada regulasi yang mengaturnya, kurangnya transparansi, produk kripto, dan token saham Binance.

Berikut adalah kawasan dan negara yang melarang Binance beroperasi di wilayahnya.
– Ontario (Kanada)
– Cina
– Eropa (kecuali perdagangan derivatif)
– Malaysia
– Jepang
– Inggris (Binance tidak dapat menawarkan layanan turunan kripto yang berada di bawah lingkup yurisdiksi FCA)
– Thailand