Pemegang BTC yang Optimis Ambil Alih Posisi Investor Putus Asa

Share :

Portalkripto.com — Tingkat permintaan saat Bitcoin berada di level $ 20 ribu meningkat signifikan. Permintaan dari short-term-holders atau pemegang BTC jangka pendek (kurang dari 155 hari) mengalami peningkatan hingga mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa.

Dalam laporan mingguan terbarunya yang dirilis pada Senin lalu, Glassnode mengungkapkan setiap tingkat harga psikologis, mulai dari $40.000 hingga $30.000 juga mencatat titik tertinggi short-term-holder (STH) yang baru.

Dalam rentang waktu akhir April hingga Juni, harga BTC terpantau turun 55% dari $40.000 ke level terendahnya tahun ini di $18.100. Analis Glassnode mencatat, pasokan yang dibeli STH dalam periode itu belum terjual meski harga turun secara signifikan. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurang pekanya STH terhadap harga atau mereka justru lebih peduli pada fundamental Bitcoin daripada keuntungan investasi.

Glassnode memperkirakan, STH baru mayoritas tidak terlalu peduli pada naik-turunnya harga dan lebih cenderung percaya terhadap Bitcoin. Dalam beberapa pekan mendatang, para STH itu bisa menjadi long-term holder (LTH) atau pemegang BTC jangka panjang, jika tidak menjual BTC mereka selama 155 hari.

“STH yang memegang koin di level $40.000-$50.000 mulai matang berstatus LTH dalam beberapa minggu ke depan, membantu memperkuat argumen ini,” tulis laporan Glassnode.

Dalam bear market kali ini, banyak LTH yang mengunci profitabilitas tahunannya hingga 400 hari berturut-turut. Durasi ini hampir sama dengan yang dialami LTH dalam bear market 2018.

“Koin dalam jumlah besar yang terakumulasi selama 6 bulan yang lalu, yang menahan kerugian besar yang belum direalisasi tampaknya tidak mau dijual,” tulis Glassnode.


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Daftar Perusahaan Pemegang Bitcoin Terbanyak, Siapa Teratas?

Bitcoin Bukan Tujuan Utama Tesla, Elon Musk: Sebatas Aset Sampingan

Pertemuan FOMC dan Dampaknya untuk Pasar Kripto


Glassnode juga mengungkap banyaknya aksi jual paksa BTC yang belum pernah terjadi sebelumnya. Aksi ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan kripto yang mengalami likuidasi massal dan kebangkrutan.

Meski demikian, hal ini bisa menjadi pertanda positif bagi ketahanan harga BTC. Karena penjualan oleh perusahaan atau investor institusional diserap oleh para holder yang lebih optimis terkait peningkatan Bitcoin.

Area $ 20 ribu telah menarik sekelompok besar volume koin pemegang jangka pendek. Ini adalah hasil dari transfer kepemilikan yang signifikan dari penjual kapitulasi (putus asa), ke pembeli baru dan lebih optimis.

Meski periode kapitulasi terburuk mungkin sudah selesai, BTC kemungkinan masih berada di kisaran harga yang rendah. BTC dalam 24 terakhir ini turun 3,98% dan diperdagangkan di level $21.044, menurut CoinMarketCap.

Glassnode mencatat, dalam bear market kali ini, durasi divergensi cost basis terhadap realized price untuk STH baru hanya bertahan selama 17 hari. Padahal dalam siklus bear market sebelumnya, durasi ini bisa berlangsung antara 248 hingga 575 hari.

“Momentum dalam jangka pendek menunjukkan kelanjutan dari kenaikan, asalkan harga realisasi dan harga realisasi pemegang jangka panjang dapat bertahan sebagai level support. Dalam jangka panjang, momentum menunjukkan bahwa yang terburuk dari kapitulasi bisa berakhir, namun waktu pemulihan yang lebih lama mungkin diperlukan karena perbaikan mendasar terus berlanjut,” tulis kesimpulan Glassnode.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.