Stablecoin USDT Belum Kembali ke $1 Sejak Pertengahan Mei

Share :

Portalkripto.com — Tether (USDT) terus berada di bawah $1 sejak pertengahan Mei lalu. Stablecoin terbesar ini mengalami kehilangan patok 1:1 dengan dolar AS, paska serangan jaringan Terra.

Menurut data CoinMarketCap, USDT terakhir menyentuh level $1 pada 10 Mei 2022 sebelum anjlok ke level terendah tahun ini di $0,95 dua hari setelahnya. Insiden tersebut terjadi bersamaan dengan ambruknya TerraUSD (UST).

Sejak itu, USDT menyambut Crypto Winter dengan terus berada di level $0,99. Saat ini, kripto terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar itu diperdagangkan di $0,9989.

Tak seperti USDT, stablecoin pesaingnya, USD Coin (USDC), justru menunjukkan grafik yang lebih stabil di level $1. USDC hanya beberapa kali mengalami depegging ke $0,9998 dan tak berlangsung lama.

USDT dan USDC seharusnya didukung oleh mata uang fiat dolar AS yang disimpan sebagai cadangan untuk memastikan investor dapat menerima dolar ketika melakukan penarikan dana.

Namun jaksa agung New York mengungkapkan, Tether (USDT) tak hanya mengandalkan mata uang fiat, tetapi juga aset lain seperti surat berharga dan utang jangka pendek tanpa jaminan, sebagai cadangannya.


Kamu Bisa Baca Artikel Lainnya:

BnkToTheFuture Tawarkan Solusi Keuangan untuk Celsius

Pemilik Wallet yang Picu Runtuhnya Terra UST Mulai Terkuak

Para Penjaga Bitcoin dan Misi Satoshi Nakamoto


Pekan lalu, USDT menyatakan akan secara bertahap menghilangkan surat berharga dari daftar cadangan mereka.

Keadaan ini pun diperparah dengan adanya serangan Ddos. Kemarin, Chief Technical Officer Tether Paolo Ardoino mengkonfirmasi insiden serangan DDoS. Sederhananya, serangan DDoS terjadi ketika server atau jaringan dibanjiri permintaan untuk mengganggu lalu lintas reguler server.

Menurut Ardoino, serangan itu terjadi ketika Tether menerima 8M reqs/5 menit dibandingkan dengan 2k reqs/5 mnt biasa. Memastikan bahwa semuanya kembali normal, Ardoino memberi tahu pengguna di tweet lain bahwa serangan itu akan segera diselesaikan.

Kapitalisasi Pasar Jatuh di Bawah $70 Miliar

USDT juga tercatat terus kehilangan nilai pasarnya. Menurut CoinGecko, pada 16 Mei 2022, kapitalisasi pasar USDT turun di bawah $70 miliar untuk pertama kalinya sejak Oktober 2021.

Padahal, awal Mei lalu, sebelum mengalami depegging, USDT sempat mencapai nilai kapitalisasi pasar tertinggi sepanjang masa di atas $83 miliar. Saat artikel ini ditulis, kapitalisasi pasar USDT berada di $67,9 miliar.

Anjloknya angka ini terjadi di tengah kepanikan dan ketidakpastian pasar kripto yang membuat nilainya secara keseluruhan turun di bawah $1 triliun untuk pertama kalinya sejak Februari 2021.

Meski demikian, USDC justru mencatatkan penambahan nilai kapitalisasi pasar cukup signifikan. Sejak menyentuh $50 miliar untuk pertama kalinya pada Februari lalu, stablecoin terbesar kedua ini terus merangkak naik hampir mencapai $56 miliar.

Tether terus meyakinkan investor bahwa perusahaan itu tidak terpengaruh oleh krisis pinjaman kripto yang saat ini tengah terjadi. Tether bahkan menyatakan, masalah yang dihadapi platform pemberi pinjaman kripto Celsius tidak mempengaruhi cadangan USDT.