Terus Alami Koreksi, Akankah Bitcoin Kembali ke Harga Tertingginya?

Sumber foto: Medium

Portalkripto.com– Pekan ini bisa dikatakan sebagai salah satu pekan terburuk bagi pasar kripto. Setelah di pekan sebelumnya, pasar kripto bergemuruh dengan pencapaian harga Bitcoin yang mencapai all time high nya, kini pasar harus menerima laju pergerakan Bitcoin dan Alts Coin lainnya yang diterpa koreksi beruntun. 

Awal koreksi yang cukup dalam ini dialami Bitcoin sejak tanggal 22 Februari 2021. Keesokan harinya, harga mata uang kripto terbesar di dunia ini anjlok ke harga US$ 45.290. Bearish ini terus berlanjut di hari setelahnya, di mana Bitcoin haru susah payah mengangkat harga kembali di US$ 50 ribu. 

Pada hari, Kamis malam, 25 Februari 2021, Bitcoin sempat menginjak di harga US$ 51 ribu. Namun, kondisi tersebut tak berlangsung lama, harga Bitcoin kembali anjlok ke harga terendahnya di pekan ini, US$ 46 ribu. 

BACA JUGA: Penurunan Bitcoin 20% Dinilai Jadi Sinyal yang Baik

Akankah Tahun ini BTC Lampaui US$ 100 ribu

Di tengah kondisi seperti ini, sejumlah analis kembali membahas terkait prediksi yang mengemukakan Bitcoin akan melampaui US$ 100 ribu di akhir tahun ini. Mereka saling memperdebatkan hal tersebut dengan melihat kondisi saat ini. 

Dikutip dari Cointelegrah.com, kepala analis mata uang di HYCM Giles Coghlan, mengatakan prediksi tersebut sulit untuk dibaca saat ini. Menurutnya, pertanyaan tersebut tergantung pada siapa pertanyaan tersebut dilontarkan. 

BACA JUGA: Fintech Milik CEO Twitter Borong Bitcoin Rp 2,4 Triliun

Jika ditanyakan pada pendukung kripto, mereka optimis bahwa tahun 2021 akan menjadi tahun bagi Bitcoin mendapat perhatian. Sementara, jika ditanyakan pada tradisionalis,  mereka akan skeptis tentang pasar.

Coghlan melihat harga Bitcoin saat ini terbantu oleh antusiasme masyarakat, menyusul sejumlah pernyataan dari pengusaha dunia, seperti Elon Musk dan lainnya. tapi, ia menilai, antusiasme masyarakat kini mulai pudar. Hal tersebut terbukti dengan langkah Bitcoin yang susah payah kembali mencapai harga US$ 50 ribu. 

“Saya tidak akan terkejut jika harga perlahan-lahan turun kembali ke $ 40.000 USD dalam beberapa minggu mendatang, yang tampaknya merupakan level dukungan yang lebih realistis. Penurunan di bawah ini juga masuk akal berdasarkan bagaimana kinerja Bitcoin selama tahun 2020,” ucap Coghlan.

BACA JUGA: (ALERTS) Dalam Sehari 50 Ribu Bitcoin Ditransfer ke Wallet Tak Dikenal

 

Disclaimer:

Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

Leave a Reply

Your email address will not be published.