Kampus di Hongkong ini Kuliah Lewat Metaverse, Ijasah Pakai NFT

Share :

Portalkripto.com — Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) siap melakukan uji coba kelas virtual di metaverse pada 1 September 2022 mendatang. Peluncuran ini menandai dimulainya rencana HKUST untuk mengembangkan kampus virtual metaverse pertama di dunia yang disebut MetaHKUST.

Direktur Pusat Kreativitas Metaverse dan Komputasi (MC2) HKUST, Pan Hui, mengatakan, dengan membangun MetaHKUST, universitas berencana untuk menciptakan sarana belajar yang menghubungkan dua kampus secara virtual, yakni kampus HKUST di Hong Kong dan di Guangzhou.

HKUST berharap dapat membantu mahasiswa mengatasi kendala geografis saat menghadiri kelas.

“Melalui virtual reality, Anda dapat merasakan seolah-olah Anda berada di kelas. Anda bisa berinteraksi dengan mahasiswa di sekitar Anda dan meningkatkan hasil belajar,” ujar Hui kepada South China Morning Post.

Hui menambahkan, berbeda dengan kampus-kampus di seluruh dunia yang memanfaatkan aplikasi Zoom untuk mengadakan kelas online selama pandemi, HKUST yakin metaverse menjadi pilihan terbaik bagi mahasiswa karena tingkat interaksinya dinilai lebih besar.

Menurutnya, proyek ini sekarang masih berada pada tahap pra-desain. Infrastruktur fisik seperti ruang kelas, sensor, kamera, dan alat visualisasi masih dalam pemasangan.


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Sudah Rugi, Metaverse Milik META Digugat Atas Dugaan Monopoli

Bitcoin Catat Kenaikan Bulanan Tertinggi sejak 8 Bulan Terakhir


Hui mengatakan seluruh sivitas akademika HKUST diizinkan untuk mengunggah foto kampus ke cloud guna membantu menyediakan gambar yang dibutuhkan untuk membangun kampus virtual.

Jika ekosistem telah terbangun, siapapun dapat membuat avatar, NFT, token, yang dapat dilihat dan digunakan di MetaHKUST dengan teknologi augmented reality.

Ia menuturkan, dengan sistem ini pertukaran informasi tentang kampus dan prosedur administrasi mahasiswa akan lebih mudah dan aman. Acara kelulusan juga dapat digelar secara hybrid.

Tak hanya itu, lulusan HKUST di kampus Hong Kong atau Guangzhou juga akan menjadi yang pertama di dunia yang menerima ijazah dan transkrip nilai dalam bentuk dokumen digital yang diamankan dengan blockchain, atau nongfungible token (NFT).

Wakil presiden HKUST yang juga pemimpin proyek MetaHKUST, Wang Yang, mengatakan, proyek ini tidak hanya membantu mahasiswa dalam belajar tetapi juga berfungsi sebagai platform yang menghubungkan semua mahasiswa, fakultas, hingga alumni.