Setelah Capai Harga Tertinggi, Bagaimana Pergerakan Bitcoin Selanjutnya?

Portalkripto.com– Mata uang kripto (cryptocurrency) Bitcoin kembali menginjak harga tertingginya. Pada 13 Maret 2021, BTC melampaui zona resistensinya dengan menginjak harga US$ 61 ribu atau setara dengan Rp 880 juta.

Pencapaian harga ini dinilai sebagai sinyal positif bagi kelangsungan harga Bitcoin selanjutnya. Pergerakan harga Bitcoin saat ini dinilai natural, ketimbang lonjakan harga yang terjadi pada Februari lalu. 

Mengutip dari Cointelegraph, seorang analis dari Jarvis Labs, Ben Lilly menyoroti pergerakan Bitcoin selama seminggu terakhir yang ia sebut sebagai gerakan: dua langkah maju, satu langkah mundur. 

“Ini dikenal sebagai penemuan harga baru (secara natural),” ujar Lily.

LIHAT JUGA: Isu Negatif Soal Binance Tak Berdampak, Bitcoin Malah Cetak Harga Tertinggi

Indikator untuk melihat harga Bitcoin selanjutnya, Lily memberikan gambaran mengenai likuiditas dari volume Bitcoin saat ini. Ia mencatat bahwa saat ini terdapat 100 hingga 1.000 wallet yang menahan sekitar 63.000 koin BTC, kondisi ini lebih baik dibanding di tanggal 28 Februari–di mana BTC menginjak harga tertingginya. 

“Kondisi saat ini persis seperti reli 2017. Dan faktor itu sangat menentukan.”

Tahun 2017 merupakan sejarah bagi pencapaian harga BItcoin. Di tahun itu, harga Bitcoin tercatat mengalami lonjakan paling tinggi sepanjang sejarah, dari US$ 1000 meroket hingga US$ 20.000.

Lantas, bagaimana tren Bitcoin selanjutnya?

Saat ini kriptokurensi sedang mendapat sentimen yang cukup positif dari sejumlah pihak. hal tersebut ditandai dengan mulai banyaknya investor institusional yang jor-joran mengadopsi Bitcoin ke perusahaanya. 

LIHAT JUGA: MicroStrategy dan Tesla Perusahaan Publik Paling Banyak Menguasai Bitcoin

Hal ini menjadi sentimen fundamental yang akan membuat harga Bitcoin kembali beranjak. Bitcoin kini sudah mulai tersebar di genggaman para elit, seperti MicroStrategy, Tesla dan yang lainnya.

Namun, secara teknikal, pergerakan Bitcoin saat ini harus melalui dulu rintangan untuk kembali menemukan harga tertinggi lagi. Apabila dalam waktu dekat ini harga BTC menembus US$ 61.800, kemungkinan besar aset ini akan terus maju menuju US 62.500.

Setelah itu, resistensi besar berikutnya berada di dekat level $ 65.000. Bila berhasil bertahan di zona tersebut, BTC akan kembali menginjak harga tertingginya di level US$ 68.000 dan US$ 68.500 atau sekitar Rp 980 juta dalam waktu dekat.

ARTIKEL TERKAIT:

Keuntungan Dunia Kripto Dari Penunjukan Baucus Sebagai Penasihat Binance

Tahukah Anda, Belanja di Rakuten Bisa Gunakan Mata Uang Kripto

Bank Indonesia Rumuskan Rupiah Digital di Tengah Maraknya Bitcoin

Indodax Masuk Jajaran Spot Exchanges Kripto Terbesar di Dunia

 

UNTUK ANALISA DAN HARGA TERUPDATE PASAR KRIPTO LIHAT DI SINI 

 

Disclaimer:

Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

Leave a Reply

Your email address will not be published.